sabung ayam sv388

Berikut adalah artikel yang membahas tentang macam penyakit ayam ternak mematikan. Sebagai peternak, Anda perlu mengantisipasi serangan penyakit karena sering menyebabkan gagalnya panen ayam. Dengan pengetahuan dan tindakan yang tepat, Anda bisa lebih cepat mengatasinya. Apakah penyakit semua ayam sama saja? sv388

daftar disini max389

Hampir sama, baik itu ayam aduan pedaging, hias, maupun petelur. Ayam yang masih kecil hingga dewasa bisa kapan saja terserang penyakit mematikan bila tidak dicegah, bahkan menginfeksi ayam lain. Padahal risiko serangan penyakit ayam akan menghambat produksi telur, memperlambat pertumbuhan, menyebabkan cacat fisik, menular, dan mematikan. agen resmi sabung ayam

Jenis-Jenis Penyakit Ayam Ternak yang Perlu Diwaspadai

Cara penanganan yang tepat dapat diketahui setelah Anda mengenal jenis penyakit pada ayam. Berikut beberapa diantaranya:

1.      Cacar Unggas

Cacar unggas adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus fowl pox, telah dikenal sejak lama dan gampang sekali menular. Ayam ternak yang terserang penyakit cacar unggas umumnya memiliki benjolan pada bagian jengger dan muka. Penyakit ini sudah menyebar di seluruh Indonesia, tergolong kejadian sporadis dan sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar peternakan. sabung ayam online sv388

Selain melalui kontaminasi lingkungan, cacar unggas juga bisa menular saat terjadi kontak langsung antara ayam sehat dengan ayam yang terinfeksi. Sebelum terlambat, Anda harus mengetahui gejala awal dan cara mendiagnosisnya. Melihat sekilas saja tidak cukup karena lesio cacar mirip seperti luka biasa. sv388 terbaru

2.      Tetelo atau Newcastle Disease (ND)

Penyakit tetelo di Indonesia masih bersifat endemis dan paling sering menyerang hewan unggas seperti ayam. Pertama kali ditemukan di Bogor pada tahun 1926, diketahui penyebabnya dari avian paramyxovirus serotype 1. Tetelo mempunyai gejala hampir sama dengan pes ayam, makanya sering dijuluki Pseudo Vogelnest. adu ayam online terpercaya

Namun di beberapa negara ada yang menyebutnya sebagai penyakit Tonra Furries dan Rhaniket. Sama seperti cacar unggas, penyakit tetelo pun mudah menular apabila terjadi kontak secara langsung. Perantara lain seperti kandang, angin, makanan, bahkan serangga juga harus diwaspadai peternak. Dari beberapa penyakit ayam, tetelo termasuk penyakit yang bisa menyebabkan kematian. ayam sabung pw

Untuk gejala awal biasanya ayam ternak akan terlihat lesu, lemah, bulu kusam, tidak nafsu makan, dan mengalami kondisi leger yang terpelintir ke belakang (tortikolis). ayam bangkok asli

3.      Berak Kapur (Pullorum)

Serangan penyakit pada ayam memang sering mengkhawatirkan para peternak. Bukan hanya menulari yang lain, namun juga menyebabkan kematian. Seperti penyakit Pullorum atau berak kapur, secara langsung berdampak pada kesehatan dan kualitasnya. Gejala awal penyakit berak kapur harus segera diketahui agar bisa diobati. Seperti berikut:

  • Ayam tidak nafsu makan sehingga bobotnya menurun. ukuran ayam bangkok
  • Kotoran ayam ternak tidak normal, terlihat menggumpal dan berwarna coklat.
  • Tampak lesu dan pucat.
  • Anus ayam terlihat penuh kotoran berwarna putih dan mengering.

Berak kapur pada ayam bisa disebabkan oleh bakteri-bakteri yang berasal dari tanah. Seperti salmonella yang dapat bertahan lama dan menyebabkan diare pada ayam. Reproduksi telur ayam ternak pun akan menurun, sehingga berisiko pada gagal panen. Untuk mengatasi penyakit berak kapur peternak harus mengkarantina ayam sakit dan memberi obat peningkat daya tahan tubuh. jenis jenis ayam bangkok

4.      Snot

Penyakit snot pada ayam disebabkan oleh bakteri Haemophillus gallinarum. Jenis penyakit ini dapat menghambat produktivitas, pertumbuhan, serta pernapasan hewan ternak. Menurut ilmu kedokteran, snot termasuk penyakit yang tingkat angka kematiannya rendah. Namun tetap perlu diwaspadai peternak karena bisa menular dan berakhir merugikan. ayam bangkok ekor lidi super

Adapun ciri-ciri ayam yang terinfeksi snot seperti:

  • Terlihat kesulitan bernafas
  • Sering mengangguk-anggukan kepala
  • Pertumbuhan ayam terhambat
  • Nafsu makan yang menurun drastis
  • Keluar cairan dari mata ayam
  • Bagian bawah mata membengkak dan bisa di bagian lain di muka ayam
  • Keluar lendir busuk dari hidung ayam
  • Ayam terdengar mengorok, lebih jelas pada malam hari.

Penyakit snot menular dari udara, minuman, kotoran, dan kontak langsung. Anda harus segera memisahkan ayam yang sudah terkena penyakit ini agar tidak menular ke ayam lain. Cara mengobati penyakit snot pada ayam adalah memberikan multivitamin untuk daya tahan tubuh, lalu obat anti snot. Anda bisa mendapatkannya dari toko-toko khusus obat ternak. sabung ayam online

5.      Gumboro atau Infectious Bursal Disease (BDI)

Penyakit Gumboro sering menyerang ayam usia muda, disebabkan oleh infeksi virus family Bunyaviridae. Penyakit ini pertama kali dilaporkan pada tahun 1983, hingga sekarang menjadi momok menakutkan bagi para peternak. Gejala awalnya ayam akan terlihat lesu, terdapat kotoran yang menempel pada kloaka, dehidrasi, bulu kusam, feses encer, serta kondisi sayap menggantung. daftar sv388

Gumboro adalah penyakit ayam ternak paling mematikan karena langsung menyerang daya tahan tubuh. Kondisi ayam yang melemah tentu lebih mudah terinfeksi oleh penyakit lain. Sebaiknya dicegah karena sulit untuk diobati. Langkah pencegahan bisa dimulai dengan pembersihan kandang untuk meminimalisir populasi virus, perlengkapan peternakan, tempat pakan dan air minum, hingga alat transportasi yang digunakan para peternak. Ada kemungkinan terkontaminasi dengan virus Gumboro.

Penyebab Penyakit Ayam Ternak

Faktor yang menyebabkan ayam terserang penyakit biasanya dari bakteri atau infeksi virus. Bakteri dan virus tersebut bisa muncul karena:

·       Nutrisi pakan kurang tepat membuat daya tahan tubuh ayam ternak melemah sehingga mudah terserang penyakit. Peternak perlu memperhatikan kandungan nutrisi dalam pakan sesuai fase pertumbuhannya.

·       Pemilihan bibit yang kurang baik. Daya tahan tubuh indukan ayam yang lemah ternyata bisa diturunkan pada anak-anaknya.

·       Lingkungan kandang buruk, seperti kurang bersih, terlalu lembab, dan tidak disinari matahari. Akibatnya bakteri dan virus menjadi lebih mudah berkembang.

Inilah Cara Mengendalikan Penyakit pada Ayam

Anda baru dapat mengetahui cara mengontrol penyakit ayam ternak setelah mengetahui jenis penyakit yang menyerang serta penyebabnya. Guna mengantisipasi, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.

·       Memberikan vaksin sesuai kebutuhan. Untuk itu Anda perlu berkonsultasi dengan PPL atau dokter hewan guna menentukan tipe vaksin yang cocok untuk menyembuhkan penyakit ayam.

·       Memastikan kebutuhan pakan tercukupi walau ayam ternak kehilangan nafsu makan. Kesembuhan ayam yang sedang sakit juga didorong oleh nutrisi dari pakan. Seperti protein, kalsium, lemak, dan karbohidrat, semua nutrisi ini dapat mengembalikan daya tahan tubuh.

·       Menyembuhkan ayam dari penyakit tertentu bisa dengan membeli jenis obat khusus unggas tersebut.

Supaya ayam ternak tetap sehat, Anda perlu melakukan tindak pencegahan. Berikut beberapa langkahnya:

·       Menjaga kondisi kandang tetap bersih, memiliki kualitas udara yang baik, tidak lembab, dan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Kandang ayam harus dibersihkan pakai air sabun dan perlu disemprot disinfektan, minimal tiga kali sehari. Jangan lupa bersihkan juga tempat minum dan pakan ayam ternak.

·       Memberi ayam ternak suplemen untuk membentuk daya tahan tubuh yang kuat.

Sekian pembahasan macam-macam penyakit ayam ternak yang harus diwaspadai, penyebabnya, serta langkah-langkah pengendalian. Jika bagi Anda bermanfaat, jangan lupa sebarkan. Terimakasih sudah membaca hingga akhir pembahasan.

By admin